28 November 2016

Sejarah Pengertian Dan Kelebihan Fotogrametri

Fotogrametri atau aerial surveying - atau dalam bahasa inggris "photogrammetry" merupakan teknik pemetaan dengan media foto udara. Hasil pemetaan tersebut secara fotogrametrik berupa peta foto serta tidak dapat langsung dijadikan dasar maupun lampiran penerbitan peta. Pemetaan secara fotogrametrik tidak bisa lepas dari referensi pengukuran melelaui terestris, mulai berdasarkan penetapan ground controls atau titik dasar kontrol sampai kepada pengukuran ke batas tanah. Batas-batas tanah tersebut diidentifikasi pada peta foto yang wajib diukur di lapangan.

Berdasarkan para Ahli Van Hoeve Fotogrametri merupakan Suatu metode dan cara untuk mengkonstruksikan ke bentuk, ukuran & posisi pada benda-benda tertentu yang berdasarkan pemotretan dengan tunggal ataupun stereoskopik.

Kelebihan penggunaan fotogrametri adalah:

1. Dapat merekam objek yang terdapat di permukaan bumi dalam luasan yang besar.

2. Bisa digunakan untuk menganalisa dinamika suatu keadaan dari waktu ke waktu melalui interpretasi, pengorbanan yang diperlukan (waktu, biaya dan tenaga) menjadi lebih murah.

3. Dapat untuk merekam dan menyajikan data yang tidak bisa dilihat melalui menggunakan mata telanjang seperti sinar tampak, ultra violet & infra merah.

4. Bisa teliti detail-detail tertentu apabila menggunakan suatu pemilihan kombinasi yang tepat : jenis film, filter, kamera dan parameter-parameter lain.

Sejarah fotogrametri sebagai sains diawali jauh sebelum diketemukannya fotografi. Diantaranya Aristhoteles pada tahun 350 SM menemukan sistem pemroyeksian citra secara optis. Dr. Brook Taylor dan J.H. Lambert juga memperkenalkan prinsip perspektif untuk pembuatan peta. Dalam perkembangan kamera dan fotografi ada sejumlah nama lainnya yang tidak tidak disebutkan satu persatu.

Fotogrametri menggunakan foto udaranya secara mudahnya dipaparkan oleh Louis Daguerre berasal dari Paris pada tahun 1839 dengan proses fotografik secara langsung. Seorang Perancis lainnya yaitu Colonel Aime Laussedat pada tahun 1849 melalui foto udara untuk pemetaan topografi lalu dikenal sebagai bapak fotogrametri. Pada saat itu pemotretan menggunakan wahana balon udara & layang-layang besar.

Penemuan pesawat udara dari Wright bersaudara pada tahun 1902 menerbangkan fotogrametri udara menjadi modern saat itu. Dengan aplikasi pembuatan peta topografi pemotretan menggunakan pesawat udara dilakukan untuk pertama kalinya yaitu pada tahun 1913.

Makalah fotogrametri lengkap
Photogrammetry software
Fotogrametri pd
Photogrammetry pdf
Stereo photogrammetry
Close range photogrammetry
Fotogrametri digital
Fotogrametri adalah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar