20 November 2016

10 Tanda Tanda Dan Ciri Ciri Frustasi

Dari kesibukan yang dihadapi manusia, begitu banyak tumpang tindih segala macam problema masalah dari yang ringan hingga ada yang berat. Kami mencoba sedikit kembali ke belakang untuk menelusuri dan menelisik ulang bagaimana aktifitas memudahkan otak menjadi bermasalah. Ada contoh seperti saat manusia bermain game, misal Permainan puzzle sudoku atau bisa misalkan juga teka-teki silang mampu meningkatkan kemampuan kinerja ingatan dan juga menghambat penurunan kemampuan pada kognitif. Dalam bukunya yang berjudul "Extreme Brain Workout" Dr.Marcel Danesi, meneliti game permainan otak untuk membuktikan bahwa apakah benar bahwa game seperti teka-teki dapat mengaktifkan sinergi rangsang pada seluruh area otak, termasuk juga ingatan. Akan tetapi ternyata para ahli belum dapat menelusuri sebabnya.


Untuk itu secara terperinci kami ulas sesuai tanggapan dari beberapa orang yang sering mengalami Frustasi bahwa mereka membenarkan dan membuktikan apa yang kami sebutkan dibawah ini konkrit adanya. Di lain waktu kami survey juga bahwa mereka yang mengalami frustasi dapat mengobatinya sendiri dengan 10 Cara Ampuh Menghadapi Frustasi. Nah inilah rangkuman 10 Tanda-Tanda Dan Ciri-Ciri Frustasi yang dinilai benar tersebut:

1. Kelelahan
Salah satu hal sebagai tanda jelasnya dari frustasi itu adalah apabila Kita merasa lelah saat banyak aktifitas dan seolah-olah hanya memiliki sedikit energi yang dapat digunakan. Kelelahan ini dapat secara emosional, hingga mental maupaun fisik.

2. Kondisi emosi negatif
Saat frustasi, seseorang biasanya merasa tidak peduli lagi apa yang dilakukan, banyak pula yang kecewa akan segala sesuatu. Orang yang terkena frustasi biasanya menjadi pesimis terhadap perilaku diri sendiri dan dapat menjadi sinis serta sensitif kepada orang lain.

3. Kurang motivasi
Apabila Kita tidak lagi merasa memiliki semangat terhadap apapun motivasi untuk bekerja, besar kemungkinan Kita lagi mengalami frustasi. Ciri-ciri lainnya adalah merasa mulai berat untuk disiplin waktu seperti susah bangun pagi dan malas pergi ke kantor.

4. Masalah kognitif
Jika sedang stres, perhatian menyempit dan fokus pada subyek jadi negatif. Otak dan tubuh kita dirancang untuk dapat menangani dalam jangka waktu pendek. Apabila stres berubah menjadi kronis, fokus sempit dapat berlanjut untuk waktu yang lebih lama, oleh karena itu menjadi sulit berkonsentrasi, dalam hal memecahkan masalah, dan dalam mengambil keputusan, itulah yang dikatakan oleh Ahli Dr. David Ballard, pakar psikolog The American Psychological Association.

5. Masalah interpersonal yang terjadi di rumah dan tempat kerja
Masalah ini dapat terjadi apabila Kita terlibat saking banyaknya konflik kepada orang lain yang disebabkan dari argumentasi, bisa jadi dampaknya secara fisik Kita bersama orang lain, akan tetapi pikiran Kita melayang ke arah lain.

6. Merosotnya performa kerja
Jika Kita tidak yakin apakah lagi mengalami frustasi, coba bandingkan kinerja Kita dengan kinerja pada tahun-tahun yang sebelumnya. Sebab kelelahan itu cenderung terjadi setelah jangka waktu yang begitu lama, oleh karena itu menengok lagi ke masa lalu dapat dilakukan untuk mengungkapkan apakah Kita hanya lelah saja ataukah mengalami kelelahan yang ternyata kronis.

7. Bekerja meski sedang tak di tempat kerja
Apabila bekerja di luar jam kerja, misalkan mengerjakan pekerjaan dirumah, maka sangat dapat mengganggu kemampuan Kita dalam pemulihan dari stres kerjaan dihari itu. Dalam hal memulihkan, Kita perlu waktu secara mandiri setelah jam kerja. Pada waktu itu, bahkan Kita harus berhenti sama sekali agar tidak memikirkan pekerjaan.

8. Tidak merawat diri
Saat kelelahan dan frustasi, banyak dari orang justru menanganinya menggunakan cara yang kurang sehat, contohnya merokok, minum-minuman ber-alkohol, terlalu menyibukkan diri, memakan junk food, dan tidak cukup tidur sehingga mengonsumsi kopi berlebihan agar dapat memaksakan energi untuk bekerja.

9. Masalah kesehatan
Dalam jangka waktu yang panjang, stres yang kronis dan serius bisa menimbulkan problem kesehatan yang fatal, seperti pada masalah pencernaan, depresi, bisa penyakit jantung, dan obesitas.

10. Menurunnya kepuasan
Ini adalah hal yang menjadi selalu kurang merasa bahagia dan kurang puas terhadap karir serta kehidupan pribadi. Kita tidak merasa puas bahkan merasa seperti terjebak saat dihadapkan pada situasi apapun yang terjadi di rumah, pada komunitas atau bisa juga kegiatan sosial Kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar