13 Januari 2014

Bagaimanakah Cara Memahami Usaha Atau Bisnis Anda

Bagaimanakah Cara Pembeli Melihat Suatu Produk - Adapun hal-hal yang bisa menggagalkan usaha Anda. Memulai usaha memang tak semudah membalikkantelapak tangan. Banyak faktor yang menuntut pelakunya agar tidak menyerah dalam memasarkan jasa atau barang dagangan agar tidak tenggelam di tengah ramainnya persaingan. Mungkin tidak sedikit seorang pemula merasa begitu yakin bahwa produk yang ditawarkan merupakan produk yang termasuk produk bagus, barang hebat, produk baik.
Namun ada sesuatu yang dilupakan atau diabaikan oleh Anda sebagai orang yang pengusaha pemula :
Tahukah Anda, siapakah yang memilih jasa atau produk anda?
Yang memilih produk bagus adalah bukan Anda, namun pembeli.
Tak bisa dipungkiri, bahwa didunia ini setiap saat bermunculan produk-produk baru yang hebat, yang bagus dari suatu perusahaan besar, namun mereka sedang kesulitan mencari pembelinya. Seorang pemula memang harus memperbanyak referensi dan melakukan riset pasar. Setidak-tidaknya Anda bisa memastikan lebih baik dan lebih tepat produk mana yang layak untuk harus dijual sehingga usaha Anda lebih dekat dengan keinginan dan kebutuhan konsumen yang akan menjadi target pasar Anda.
Agar Anda terhindar dari kesalahan-kesalahan yang bisa memperlambat atau bahkan menggagalkan laju pertumbuhan bisnis. Jika itu menyangkut produk, perhatikanlah beberapa hal dibawah ini :

1. Jangan mudah tergoda dengan produk yang lagi tren.
Maukah anda dibilang ketinggalan? Memulai bisnis dengan produk lagi tren mengandung resiko. Salah satu hal yang mempengaruhi keberhasilan sebuah bisnis merupakan konsistensi dalam menjalankannya. Penjual harus bisa “setia” pada jenis produk yang telah ia pilih sejak awal mulai bisnis dijalankan. Jangan mengubah jenis produk yang dijual hanya karena banyak orang sedang menyukainya dalam waktu tertentu.

Produk yang sedang tren sebaiknya hanyalah produk pelengkap, tujuannya agar kita punya pelanggan tidak pindah kelain tempat.

2. Hindari Produk yang memberikan sedikit keuntungan.
Sejumlah riset bisnis membuktikan, produk high margin alias produk yang memberikan profit besar sangat cocok untuk sebuah bisnis yang dimulai dengan modal terbatas. Profit yang besar ini bisa mengembalikan modal awal yang digunakan pebisnis untuk memulai bisnisnya. Profit kecil dengan jumlah pelanggan masih menjadi kendala, membuat Anda merasa besar pasak dari pada tiang.
Jika terpaksa menjualnya karena merupakan salah satu produk primadona bisnis Anda, usahakan lengkapi dengan produk-produk pendukung lainnya, walaupun laku sedikit namun yang bisa menghasilkan laba lebih besar. Agar secepatnya omset meningkat, tentunya Anda juga harus lebih agresip mempromosikan usaha dan produk-produk Anda.

3. Jangan menjual produk ilegal.
Produk ilegal biasanya hanya ada di Black market atau pasar gelap. Produk-produk black market semacam ini memang biasanya memberikan keuntungan besar bagi penjualnya, namun bukan berarti Anda bisa sembarangan menjual barang ilegal.
Tidak hanya rentan terhadap ancaman hukum, berbisnis produk ilegal akan membuat reputasi yang buruk di mata pelanggan.

4. Hindari produk yang Anda sendiri tidak paham.
Penting bagi pebisnis pemula untuk bisa mengerti seluk-beluk produk yang ia jual, mulai dari bahan dasar, cara kerja, penggunaan, bahkan hingga cara memperbaiki produk jika rusak. Segala jenis pertanyaan yang diajukan calon pembeli harus mampu dijawab. Jika tidak, pembelipun akan mencari penjual lain yang lebih paham tentang produk yang ia butuhkan.
Penting bagi pemula untuk selalu meningkatkan pengetahuan mengenai perkembangan dari setiap produk yang Anda jual.

5. Hindari produk yang produksinya butuh waktu lama.
Jika pelanggan harus menunggu lama untuk mendapatkan sebuah produk, ia akan mencari penjual lain yang ready-stock.
Seandainya ingin menjual produk yang proses produksinya memakan waktu yang panjang, ada baiknya Anda mencari pemasok atau supplier yang terbiasa membuat produk dalam jumlah besar.

6. Jangan memilih barang yang tidak layak jual.
Anda takut bersaing ? Itulah masalahnya, barang yang layak dijual merupakan barang yang laku dipasaran, barang yang banyak konsumennya. Fakta ini tentunya tidak akan dilewatkan begitu saja oleh pesaing-pesaing Anda. Jangan memulai usaha dengan barang-barang yang sedikit peminatnya, kecuali jika Anda ingin berusaha sambil bersantai dan Anda tergolong tipe orang yang sabar.
Pilihlah produk-produk yang dibutuhkan pasar dalam jumlah cukup banyak, dengan demikian Anda lebih pasti bakal kebagian untuk mendapatkan pembelinya.

7. Hindari produk yang belum dikenal masyarakat.
Memilih produk yang belum dikenal masyarakat jelas sulit menjualnya, barang dagangan Anda bisa saja hanya sebagai barang pajangan saja. Sebagai pebisnis pemula jangan tergoda produk baru walaupun dengan merek terkenal. Jika pelanggan merasa asing dengan produk yang Anda jual, pelanggan tidak akan merasakan adanya kebutuhan atau urgensi untuk melakukan pembelian.
Penting bagi penjual untuk meminimalisir tingkat ketidaktahuan konsumen tentang produk yang dijualnya.
Anda Harus Gigih Dalam Berusaha.

Putus asa ? Gampang menyerah ? Itulah masalah utama umumnya pebisnis pemula. dengan mengerti pengertian Pasar Modal anda bisa menggebu-gebu, sehingga akhirnya kehabisan tenaga, modal dan motivasi. Padahal merasa hal-hal penting yang harus dilakukan dalam memilih dan menentukan produk sudah dilaksanakan, namun usaha Anda tak kunjung menunjukkan pertumbuhan. Timbulah keputus asaan. Itulah yang disebut usaha setengah-setengah.
Dalam berusaha harus selalu penuh perencanaan, sehingga setiap ada permasalahan kita tidak buntu, semua kemungkinan sudah ada antisipasinya. Kembalilah ke misi dan visi usaha, sehingga daya dan upaya tidak menjadi sia-sia. Setiap usaha selalu ad resikonya, selalu ada cobaannya. Anda harus lebih ngotot lagi. Gampang menyerah merupakan pantangan bagi pengusaha.
Beri Keunggulan Pada Produk Anda.
Anda merasa tidak puas, atau cukup apa adanya, atau merasa tidak ada perkembangan usaha ? Itulah akibat dari salah satu sisi kelemahan Anda. Anda seharusnya memiliki keunggulan untuk bersaing. Jika menjual barang yang mudah laku dan diminati banyak pembeli, berarti Anda harus siap bersaing, Anda harus selalu memperhatikan keunggulan produk, keinginan pelanggan dan sepak terjang pesaing Anda. Curilah hati konsumen Anda. Konsumen selalu mencari yang terbaik.
Carilah inovasi baru dan berilah keunggulan pada produk Anda dengan selalu memperhatikan unsur-unsur seperti jaminan kwalitas produk, harga yang bersaing, tempat usaha yang nyaman dan strategis, jangan lupa promosi, dan tidak kalah pentingnya lagi merupakan Anda harus mempunyai sistem pelayanan yang terbaik.

Jangan merasa cepat puas :
Usahakan agar calon pembeli yang tadinya tidak membeli agar bisa jadi pembeli, pembeli menjadi pelanggan dan yang sudah jadi pelanggan diusahakan untuk selalu membeli lebih banyak lagi.

Terimakasih sudah membaca artikel "Bagaimanakah Cara Memahami Usaha Atau Bisnis Anda", Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar