22 Desember 2013

Peluang usaha ikan hias

Peluang usaha ikan hias – Untuk anda yang ingin berwirausaha namun belum memiliki ide usaha, mungkin berikut ini dapat jadi referensi anda. Hanya dengan modal yang dibilang cukup terjangkau dan resiko rugi rendah tentu menjadi salah satu ide yang cemerlang disaat ini. Beragam ide-ide usaha yang memberi referensi kadang sulit untuk dipraktekkan, sehingga kebanyakan orang gulung tikar dan tidak mau melanjutkan lagi. Sebaiknya seperti yang kebanyakan orang sukses bicara “carilah peluang usaha yang sesuai dengan hobi serta kegemaran” sehingga didalam prakteknya tidak sesulit yang dirasakan. Nah, bagi anda yang suka/hobi memelihara ikan, kini sudah saatnya anda juga memiliki penghasilan dari hobi serta kegemaran anda.


1. Modal Usaha Ikan Hias
Modal Peluang Usaha Budidaya Ikan Hias Cupang tidak terlalu besar, cukup menyediakan areal sekitar 5 meter persegi. Anda cukup menyediakan uang untuk membeli indukan ikan cupang serta pakan ikan. Botol atau tempat kecil juga banyak anda perlukan.

2. Pemasaran Ikan Hias Cupang
Pemasaran ikan cupang masih terbuka, anda dapat membuka kios ikan hias yang menjual ikan cupang. selain itu anak anak juga banyak yang menyukai ikan cupang. Untuk itu anda dapat menjualnya di dekat sekolah. Jika anda memang ahli ikan cupang tentu anda sudah tahu ikan cupang berkualitas baik, ikan cupang berkualitas baik sangat banyak di cari para kolektor ikan hias. Soal harga tentu anda tidak akan menjualnya dengan harga Rp 5.000 - Rp 10.000 seperti anda lakukan pada anak anak tapi dapat mencapai jutaan rupiah apalagi bila memenangkan suatu kontes ikan cupang yang banyak di selenggarakan.

3. Cara Pelatihan Budidaya Ikan Hias Cupang
Untuk membudidayakan atau mengembangbiakkan ikan cupang hias tidaklah memerlukan lahan yang cukup luas, hanyadengan menyediakan areal sekitar 5 meter persegi. Di Daerah Jakarta Pusat budidaya ikan cupang ada yang dilakukan dibawah genting rumah dan bisa juga dipekarangan yang agak sempit, dengan menggunakan tempat bekas maupun kolam bak semen atau akuarium. Ikan cupang relatif mudah dipelihara serta dibudidayakan karena tidak memerlukan pakan khusus. Pakan ikan untuk benih ikan cupang biasanya digunakan pakan alami berupa kutu air atau daphnia sp, yang dapat ditemukan di selokan yang airnya tergenang. Untuk indukan ikan cupang diberi makanan jentik-jentik nyamuk. Untuk pertumbuhan anak ikan dapat diberi kutu air serta diselingi dengan cacing rambut, akan lebih mempercepat pertumbuhan anak ikan.

4. Tempat Budidaya  Ikan
Pada umumnya tempat pemeliharaannya adalah bak semen atau akuarium yang ukurannya tidak perlu besar yaitu cukup 1 x 2 m atau akuarium 100 x 40 x 50 cm, sedang tempat perkawinannya lebih kecil dari tempat pembesaran, yang dapat digunakan antara lain : baskom, akuarium kecil atau ember dapat dipakai untuk memijahkan ikan.

5. Ciri-ciri khusus
Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.

6. Ciri ikan jantan untuk dipijahkan :
  1. Umur kurang lebih 4 bulan
  2. Bentuk badan dan siripnya panjang dan berwarna indah.
  3. Gerakannya agresif dan lincah.
  4. Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit).


Ciri-ciri ikan betina :
  1. Umur telah mencapai kurang lebih 4 bulan
  2. Bentuk badan membulat menandakan siap kawin.
  3. Gerakannya lambat.
  4. Sirip pendek dan warnanya tidak menarik.
  5. kondisi badan sehat.


7. Pemijahan dan perawatan ikan cupang
Setelah indukan ikan cupang hias dipersiapkan begitu pula dengan tempatnya maka langkah selanjutnya adalah dilakukan pemijahan :
  • Persiapkan tempat toples/akuarium kecil dan bersih.
  • Isi tempat ikan dengan air bersih dengan ketinggian 15 sampai 30 Cm.
  • Masukkan indukan ikan cupang jantan lebih dahulu selama 1 hari.
  • Tutup tempat ikan dengan penutupnya apa saja.
  • Sehari kemudian saat sore hari indukan betina telah matang telur dimasukan ke dalam tempat pemijahan.
  • Biasanya pada pagi harinya ikan cupang sudah bertelur serta menempel disarang berupa busa yang dipersiapkan oleh indukan jantan.
  • Indukan betina segera dipindahkan lalu yang jantan dibiarkan untuk merawat telur sampai menetas.


8. Pembesaran anakan Ikan Cupang
Ketika burayak ikan cupang hias sudah dapat berenang serta sudah habis kuning telurnya, sudah harus disiapkan media yang lebih besar untuk tempat pembesaran.
Pindahkan anakan bersama indukan jantannya.
Kemudian benih ikan diberi makanan kutu air serta tempat ditutup.
Sepuluh hari kemudian anakan ikan dipindahkan ke tempat lain.
Lalu selanjutnya setiap 1 minggu ikan dipindah ditempat lain untuk lebih cepat tumbuh.

9. Pasca Panen

Setelah panen dan apabila ikan cupang hias mencapai 1 bulan bisa dilakukan pemanenan serta sekaligus dapat dipilih. Ikan yang berkualitas dan ikan cupang hasil pemilihan dipisahkan dengan ditempatkan ke dalam tepat-tempat tersendiri agar dapat berkembang dengan baik serta menghindari perkelahian. Setelah usia 1,5 sampai 2 bulan ikan cupang hias akan terlihat keindahannya dan sudah dapat dipasarkan.

Demikian artikel tentang Peluang usaha ikan hias yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar