6 Oktober 2013

MENGAPA MEMPELAJARI PSIKOLOGI DUNIA KERJA?


 Ø  Mata Kuliah yang mempelajari tentang psikologi tingkah laku manusia dalam lingkungan kerja, serta pendekatan-pendekatan psikologi memecahkan masalah manusia dalam perusahaan.
Ø  Mata Kuliah yang mempelajari tentang seluk beluk dunia kerja ditinjau dari sisi psikologi sosial, meliputi berbagai masalah, solusi, dan kiat dalam menghadapi dunia kerja.

Tujuannya Yaitu:
Ø  Agar kita mampu memahami psikologi tingkah laku manusia dalam lingkungan kerja, serta pendekatan-pendekatan psikologi memecahkan masalah manusia dalam perusahaan, hubungan antar manusia, perilaku manusia, kemampuan pribadi dan pengembangan kepribadian, persaudaraan, rekanan, intelektualitas, dan kerohanian.
Ø  Sehingga Mahasiswa dapat mempersiapkan mental mereka sebelum memasuki dunia kerja sebenarnya.

Ruang Lingkup Materi
          Pengantar Psikologi Dunia Kerja
          Kerja, Sifat Dasar, dan Motivasi Kerja
          Sifat Kodrati Manusia dan Pengaruh Teknologi Industri Modern
          Mencari dan Memilih Pekerjaan secara Efektif
          Disiplin, Efisiensi, dan Produktivitas Kerja
          Profesionalisme dan Karir Kerja
          Kepuasan Kerja, Kegairahan Kerja, dan keamanan Kerja
          Konflik dalam Pekerjaan
          Stress dalam Pekerjaan
          Frustasi dan Pengaruhnya dalam Pekerjaan
          Organisasi Informal
          Metoda Memotivasi Bawahan
          Pekerja Wanita dan Tenaga Kerja Cacat

        Karena psikologi telah berkembang pesat di negara-negara Barat, meyenangkan Indonesia harus dapat menyeleksi dan mengenali teori, aturan, dan prinsip psikologi yang lebih ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan Indonesia.
        Adanya keterbatasan untuk mengembangkan ilmu psikologi, yaitu dalam hal dana, tenaga peneliti, dan kesediaan dan kesiapan perusahaan untuk menggunakan jasa psikologi

Psikologi
          Psikologi berasal dari kata psyche: Jiwa dan logos: Ilmu
          Psikologi: Ilmu Jiwa
          Psikologi:
        Ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku dan gejala-gejala kejiwaan manusia.
        Ilmu tentang perilaku atau aktivitas-aktivitas yang merupakan manifestasi dari kehidupan kejiwaan
Apa itu Psikologi Dunia Kerja?
          Psikologi Dunia Kerja
    Ilmu yang mempelajari tingkah laku dan gejala-gejala kejiwaan manusia dalam lingkungan kerja atau dunia kerja
        penerapan ilmu psikologi kedalam dunia kerja (industri/manajemen perusahaan)

Perkembangan Psikologi Dunia kerja
          Perkembangan Awal
        Wilhelm Wundt (1875) membangun laboratorium psikologi pertama di Leipzig (Jerman), kemudian baru bermunculan pula di : Wuerzburg, Goettingen, Tubingen.
        Lembaga-lembaga tersebut mempelajari gejala-gejala psikis manusia sehingga timbullah: psikologi eksperimen
          Pertumbuhan Industri Menuju Organisasi Demokratis
        Manusia hanya unsur kecil dari suatu pekerjaan dan mendapatkan gaji yang minimum
        Banyak wanita dan anak-anak dibawah umur dipekerjakan dengan tidak layak dan dianggap tenaga murah
        Disebut social animal artinya dipaksa bekerja, jika tidak akan mati.
        Manusia harus menyesuaikan terhadap tuntutan pabrik dan kondisi mesin.

          Awal Penelitian Dalam Dunia Industri
        Coulomb (Abad 18) dan Marey (Abad 19)
          Studi mengenai kelelahan, cara kerja, dan gerakan-gerakan tangan yang dipraktekkan pada macam-macam perusahaan.
        Frank and Lillian Gilbreth (Abad 19)
          Memfokuskan atas peningkatan produktivitas pekerja melalui pengurangan gerakan yang tidak perlu.
          Mengembangkan mikromonometer yang mencatat gerakan pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan tiap gerakan.
          Awal Penelitian Dalam Dunia Industri
        Fredrick Winslow Taylor (Abad 20)
          Meletakkan orang yang tepat atas pekerjaan dengan alat dan perlengkapan yang tepat
          Mempunyai metoda yang terstandarisasi dalam melakukan pekerjaan
          Menyediakan insentif bagi para pekerja
          Penekanan Studi Psikologis dalam Dunia Industri
        Terjadi pergeseran, yaitu dari fokus pada individu yang terisolir menuju/mengarah kepada kondisi buruh dan pegawai sebagai bagian dari kelompok sosial yang memiliki moralitas dan motivasi-motivasi kerja tertentu.
        Perhatian khusus kepada karyawan terletak pada sikap emosional yang dapat mempengaruhi prestasi kerja. Fase Modern
        Pengembangan teknik produksi massal
        Pertumbuhan dari industri raksasa dalam bentuk koorporasi pemerintah, kartel.
        Perbaikan nasib buruh/pekerja
          Ekspansi dari organisasi industri yang demokratis
        Pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya
        Pemberian kesejahteraan umum yang lebih banyak
        Kemajuan dicapai melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan pengembangan prosedur-prosedur teknis untuk efisiensi produksi.
          Pengaruh Organisasi Demokratis
        Memandang semakin penting arti dan peranan para buruh/pekerja
        Selain penemuan mesin modern, banyak tenaga dan pikiran dicurahkan untuk:
          Melatih para pegawai, buruh, atau pekerja supaya lebih terampil dan qualified
          Mengorganisir tenaga buruh dalam serikat-serikat kerja di union-union tertentu, agar mereka mampu berpartisipasi aktif dan kreatif dalam proses produksi
          Ekspansi industri memberikan dampak dalam tiga bidang:
        Status buruh dan pekerja
        Perubahan pada sifat dan struktur organisasi dan bisnis
        Penambahan kesejahteraan umum
Mengapa Psikologi diperlukan dalam Dunia Kerja/ Perusahaan??
          Manfaat Psikologi Dunia Kerja
        Untuk mendapatkan pemecahan bagi masalah-masalah yang penting berkenaan dengan penggunaan tenaga manusia di dalam proses produksi dan dunia kerja.
        Agar dunia bisnis, industri, manajemen, dan perburuhan mampu menggunakan prosedur-prosedur yang relevan/ tepat untuk memecahkan kasus-kasus human (kemanusiaan),masalah usaha dagang dan kegiatan-kegiatan manusia di bidang bisnis serta administrasi.

Fungsi Psikologis dalam Dunia Kerja
          Metoda-metoda Ilmiah dan Psikologis yang tepat dan akurat dipakai:
        Untuk mempertinggi hasil produksi
        Untuk penempatan para pekerja, buruh, pegawai, anggota organisasi pada tugas-tugas yang sesuai dengan skill dan bakat masing-masing pekerja.
          Diperlukan training yang perlu bagi setiap anggota dan pegawai.
          Penggunaan psikologi dalam dunia dimaksudkan agar orang lebih efisien memecahkan masalah-masalah personal yang ada di lingkungan kerjanya.

Tugas Para Psikolog Dalam Dunia Kerja
          Beberapa Contoh
        Seleksi buruh secara ketat untuk satu tugas pekerjaan tertentu
        Menciptakan test-test khusus untuk memilih individu yang tepat
        Memperhitungkan pengaruh yang diakibatkan oleh kondisi tertentu (suhu, ruangan, kursi, bising) yang dapat mempengaruhi efektif kerja
        Memperhatikan waktu kerja yang dapat memulihkan kelelahan dan kejenuhan kerja
          Beberapa Contoh
        Terlalu lama mengerjakan pekerjaan yang monoton/sama dapat menimbulkan kejenuhan kerja
        Berbagai gerakan tubuh dan posisi duduk yang paling tepat untuk mendapatkan efisiensi kerja yang paling maksimum.
Pengaruh Organisasi Demokratis
          Di dasarkan Pancasila dan UUD 1945: penerapan konsekuen asas-asas demokrasi disegala bidang termasuk bidang ekonomi
          Demokratisasi diri pribadi
        Menuntut adanya optmalisasi kebebasan individual untuk aktualisasi diri dalam dunia usaha dan industri
        Menuntut jaminan kesejahteraan sosial bagi buruh
          Demokratisasi struktur kemasyarakatan
        Menuntut pengakuan masyarakat atas keberadaan dunia kerja

          Ruang Lingkup
        Mempelajari perilaku tenaga kerja sebagai komponen atau sebagai anggota dalam interaksinya dengan organisasi (tenaga kerja/calon tenaga kerja)
        Penerapan Manajemen
          Personal Management (selection, placement, performance, motivation, stress, konflik)
          Human Engineering (alat dan lingkungan kerja untuk efisiensi)
        Mempelajari perilaku manusia sebagai konsumen (diluar sistem) yang diterapkan dalam perilaku konsumen.

Psikologi Industri di Indonesia
          Perkembangan
        TH 1950-AN : BALAI PSYCHOTECHNICK DAN PUSAT PSIKOLOGI ANGKATAN DARAT MENGGUNAKAN TES PSIKOLOGI UNTUK SELEKSI DAN PENJURUSAN
        TH 1953 : PROF SLAMET IMAM SANTOSO MENDIRIKAN LEMBAGA PENDIDIKAN ASISTEN PSIKOLOGI DAN BALAI PSICHOTECHNIEK, KEMUDIAN BERKEMBANG MENJADI JURUSAN PSIKOLOGI FK – UI.
        TAHUN 1960: BERDIRI FAKULTAS PSIKOLOGI UI
        TAHUN 1963: BERDIRI FAKULTAS PSIKOLOGI UNPAD
      TAHUN 1965: BERDIRI FAKULTAS PSIKOLOGI UGM Masalah Psikologi Industri di Indonesia
     Karena psikologi telah berkembang pesat di negara-negara Barat, meyenangkan Indonesia harus dapat menyeleksi dan mengenali teori, aturan, dan prinsip psikologi yang lebih ditentukan oleh masyarakat dan kebudayaan Indonesia.
    Adanya keterbatasan untuk mengembangkan ilmu psikologi, yaitu dalam hal dana, tenaga peneliti, dan kesediaan dan kesiapan perusahaan untuk menggunakan jasa psikologi.