22 Januari 2013

Hak Cipta Nokia


Dibawah ini adalah artikel Hak Paten NOKIA

Nokia Corporation adalah produsen peralatan telekomunikasi terbesar di dunia serta merupakan perusahaan terbesar di Finlandia. Kantor pusatnya berada di kota EspooFinlandia, dan perusahaan ini paling dikenal lewat produk-produk telepon genggamnya. Nokia memproduksi telepon genggam untuk seluruh pasar dan protokol utama, termasuk GSMCDMA, dan W-CDMA (UMTS).

Kami beritahukan bahwa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 Tentang Paten:
Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya (Pasal 1 Ayat 1).

                               Patenkan Produk Anda DiBadan Hukum 

Sejarah Nokia
Kata Nokia berasal dari nama sebuah komunitas yang tinggal di sungai Emakoski di negara Finlandia Selatan. Nokia didirikan sebagai perusahaan penggilingan pulp oleh Fredrik Idestam pada tahun 1865. Perusahaan Karet Finlandia kemudian mendirikan pabriknya di kawasan sekitarnya pada awal abad ke-20 dan mulai menggunakan merek Nokia.
Tak lama setelah usainya Perang Dunia I, Perusahaan Karet Finlandia mengakuisisi Perusahaan Penggilingan Kayu Nokia dan Perusahaan Kabel Finlandia (sebuah produsen kabel telepon dan telegraf). Ketiga perusahaan tersebut digabung menjadi Nokia Corporation pada tahun 1967. Kemudian dikembangkan menjadi mesin bubur kayu dan pembuat kertas pada tahun 1920 dan merupakan pabrik pembuat kertas terkemuka diEropa.

hak paten teknologi wireless local access network (WLAN) yang dimiliki Nokia
Perusahaan asal Finlandia tersebut saat ini diketahui memang sedang mencari sumber pendapatan lain atas pemasukan royalti dengan mendaftarkan laporan kasus pelanggaran hak paten ke beberapa pengadilan di Amerikat Serikat, Inggris dan Kanada. Langkah ini diduga untuk memperkuat hasil keputusan di meja hijau. Francisco Jeronimo seorang analis dari IDC berpendapat bahwa hasil keputusan di pengadilan ini akan berdampak sangat besar kepada sisi finansial RIM, karena semua perangkat BlackBerry dilengkapi WLAN walaupun volumenya tidak banyak di negara-negara tadi.

Kasus yang awalnya disetujui kedua pihak pada tahun 2003 ini kabarnya memang mengalami perubahan pada tahun 2008 dan untuk itu RIM mencari arbitrasi di tahun 2011 sebagai langkahnya memperluas lisensi termasuk paten WLAN. Sayangnya perusahaan seperti  Nokia, Ericsson, danQualcomm yang memegang beberapa paten terpenting di industri wireless sepertinya memiliki cara pandang lain, karena menurut mereka royalti paten dapat menghasilkan pendapatan tahunan USD 646 juta dan angka tersebut tidak bisa dibilang sedikit. Kita tunggu saja bagaimana tanggapan dari RIM atas kasus barunya ini.

Sementara itu, Nokia jika terus maju dengan rencana untuk memperluas layanan Comes With Music ke daerah di luar Inggris, Australia, dan Singapura. Nokia kini memperluas layanan ke Italia dan Swedia. Pengguna dapat memiliki akses ke seluruh katalog musik untuk jangka waktu 12 bulan, setelah itu mereka dapat menjaga trek download pada PC mereka dan pada ponsel mereka. Musik didownload dilindungi oleh Windows Media DRM teknologi. Tanggal untuk peluncuran AS belum diumumkan.

NOKIA COPYRIGHT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar