8 September 2012

PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI DIDALAM BK

ARTIKEL TERKAIT
                                                                                  DOWNLOAD ARTIKET INI DISINI


Didalam mata kuliah Bimbingan Konseling perdapat pula Psikologi Industri yang akan berguna sebagai pelengkap bahwa BK adalah Program Studi yang mendapat cakupan yang cukup luas didalam Industri dan Perusahaan.
Psikologi industri dan organisasi adalah hasil perkembangan dari psikologi umum, psikologi eksperimen dan psikologi khusus.Sekarang, perilaku manusia dalam kaitan dengan kegiatan indusatri dan organisasi dipelajari untuk pengembangan teori, aturan dan prinsip psikologi baru yang berlaku umum dalam lingkup industri dan organisasiAlat untuk mengukur perbedaan manusia juga tetap dikembangkan untuk meningkatkan kecermatan dalam melaksanakan pemeriksaan psikologis untuk tujuan seleksi, penempatan, pengenalan diri, penyuluhan kejuruan dan pengembangan kariere.

Segi terapan dari psikologi industri dan organisasi menimbulkan tafsiran bahwa psikologi bermanfaat bagi manajemen, bagi pimpinan dan pemilik perusahaan dan merugikan para tenaga kerja dan konsumen.
Ilmu psikologi industri dan organisasi (I/O) • Munsterberg (dalam Berry 1998) adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam dunia kerja. • Munandar (2001) memberikan pengertian yang lebih rinci bahwa ilmu psikologi I/O adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam perannya sebagai tenaga kerja dan sebagai konsumen, baik secara perorangan maupun secara kelompok, dengan maksud agar temuannya dapat diterapkan dalam industri dan organisasi untuk kepentingan dan kemanfaatan bersama. Psikologi industri dan organisasi didalam BK merupakan suatu keseluruhan pengetahuan (tubuh pengetahuan) yang berisi fakta, aturan dan prinsip tentang perilaku manusia pada pekerjaan.

Pengetahuan tersebut dapat disalahgunakan sehingga dapat membahayakan dan merugikan pihak yang terlibat. Penggunaan pengetahuan psikologi industri dan organisasi harus ditujukan untuk kepentingan dan kemanfaatan pihak yang terlibat, baik perusahaan sebagai organisasi maupun karyawannya. Psikologi industri dan organisasi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia: - Dalam perannya sebagai tenaga kerja dan sebagai konsumen - Baik secara perorangan maupun secara kelompok, dengan maksud agar temuannya dapat diterapkan dalam industri dan organisasi untuk kepentingan dan kemanfaatan manusianya dan organisasinya. Contoh buku yang dapat disarankan

A. PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI SEBAGAI ILMU
Masih menerapkan temuan dari psikologi pada umumnya, psikologi dan industri pada khususnya kedalam industri dan organisasi.

 B. PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI MEMPELAJARI PERILAKU MANUSIA. Yang dimaksudkan denagn perilaku manusia ialah segala kegiatan yang dilakukan oleh manusia, baik yang secara langsung dapat diamati seperti berjalan, melompat, menulis, duduk, berbicara dan sebagainya maupun yang tidak dapat diamati secara langsung seperti berikir, perasaan, motivasi dan sebagainya.. Ilmu hanya menangani hingga menganalisis fakta-fakta yang dapat diamati, yang dapat dilihat, didengar, diraba, diukur dan dilaporkan, yang semuanya merupakan perilaku yang terbuka. Perilaku yangtertutup disimpulkan melalui ungkapan kedalam perilaku yang terbuka. Melalui observasi dari perilaku terbuka kita kita menafsirkan tentang erilaku yang tertutup.

C. PERILAKU MANUSIA DIPELAJARI DALAM PERANNYA SEBAGAI TENAGA KERJA DAN SEBAGAI KONSUMEN. Manusia dipelajari dalam interaksi dengan pekerjaannya., dengan lingkungan fisik dan lingkungan psiko-sosialnya di pekerjaannya. Sebagai tenaga kerja manusia menjadi anggota organisasi industri dan sebagai konsumen ia menjadi pengguna dari produk atau jasa dari organisasi perusahaan.

D. PERILAKU MABNUYSIA DIPELAJARI SECARA PERORANGAN DAN SECARA KELOMPOK. Dalam organisasi ada unit kerja. Unit kerja yang besar terdiri dari unit-unit kerja yang lebih kecil dan masing-masing terdiri dari unit kerja yang lebih kecil lagi. Dalam hubungan ini dipelajari bagaimana dampak satu kelompok atau unit kerja terhadap perilaku seorang tenaga kerja dan sebaliknya. Juga dipelajari sejauh mana struktur, pola dan jenis organisasi mempengaruhi tenaga kerjanya, terhadap kelompok tenaga kerja dan terhadap seorang tenaga kerja. Tentang konsumen dapat berbentuk, sejauh mana ada reaksi yang sama dari kelompok konsumen dengan ciri-ciri tertentu terhadap iklan suatu produk. Berdasarkan temuan dikembangkan teori aturan-aturan atau hukum dan prinsip yang dapat diterapkan kembali kedalam kegiatan-kegiatan industri dan organisasi untuk kepentingan tenaga kerja, konsumen dan organisasinya dan untuk menguji ketepatannya..

Contohnya ditemukannya data tentang perbedaan manager yang berhasil dan yang tidak.

 WAWASAN PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI Psikologi industri dan organisasi berhubungan dengan industri dan organisasi. Semula ilmu ini dinamakan psikologi industri yang fungsi utamanya menerapkan ilmu psikologi di industri. Dengan berkembangnya psikologi industri menjadi ilmu yang mandiri maka namanya menjadi psikologi industri dan (psikologi) organisasi. Dengan organisasi dimaksudkan organisasi formal yang mencakup organisasi yang mencari keuntungan, memproduksi barang atau jasa, dan organisasi yang tujuan utamanya bukan mencari keuntungan.
Organisasi dapat dipandang sebagasi suatu sistim yang terbuka. Kast dan rosenzweig mengartikan sistim sebagai suatu kesatuan keseluruhan yang terorganisasi,yang terdiri dari dua atau lebih bagian, komponen atau subsitem, yang saling tergantung, yang dipisahkan dari suprasistim sebagai lingkungannya oleh batas-batas yang dapat ditemu kenali. Sistim berinteraksi dengan siustim lainnya dan membentuk suatu suprasistim. Sistim juga terdiri dari dua atau lebih subsistim yang saling berinteraksi, dan masing-masing subsistim terdiri dari sistim yang lebih kecil lagi yang saling berinteraksi dan seterusnya.

Dengan demikian dapat ditemukan suatu tata tingkat dari sistim. Organisasi sebagai suatu sistim terdiri dari subsistim, yaitu satuan kerja yang yang besar seperti devisi atau urusan. Satuan kerja yang besar ini terdiri dari satuan kerja yang lebih kecil (sub-subsistim) seperti bagian. Setiap bagian terdiri dari satuan kerja yang lebih kecil lagi, misalnya seksi dan satuan kerja yang terkecil ialah tenaga kerja. Organisasi industri berinteraksi dengan sistim lain dan masing-masing unit memberi dampak yang tersendiri pada lingkungannya. Dengan demikian setiap sistim membuat organisasi industri sebagai sistim berada dalam proses pertukaran yang sambung menyambung dengan lingkungannya, yaity sistim terbuka. Sistim juga mempunyai batas yang dapat berupa fisik maupun non-fisik Batas sistim mempunyai fungsi seleksi dan pengendalian terhadap macam dan banyaknya arus dari masukan dan keluaran.

 OBYEK YANG DIPELAJARI OLEH PSIKOLOG INDUSTRI DAN ORGANISASI ADALAH PERILAKU MANUSIA SEBAGAI TENAGA KERJA DAN SEBAGAI KONSUMEN DALAM KAITAN:

 A. FUNGSI BATAS SISTIM Yaitu secara perorangan atau secara kelompok seperti: - Pelamar/calon tenaga kerja - Tenaga kerja yang terlibat dalam proses pengadaan dan seleksi tenaga kerja - Tenaga kerja yang terlibat dalam proses pengendalian mutu, pemasaran dan penjualan - Konsumen, perorangan maupun perusahaan

B. PROSES PRODUKSI DALAM SISTIM SEPERTI: - Tenaga kerja pelaksana yang dikelola - Tenaga kerja pengelola (manager). Seleksi pelatihan dan pengembangan sasarannya agar tenaga kerja disesuaikan dengan tuntutan lingkungan kerjanya. Kondisi kerja dan psikologi kerekayasaan berusaha untuk menyesuaikan lingkungan kerja fisik, mesin-mesin, peralatan dan lingkungan kerja psikologis dengan keterbatasan kemampuan para tenaga kerjanya, agar mereka dapat bekerja effisien. Fokus utama Psikologi Industri Organisasi adalah perilaku manusia pada work setting (setting kerja). Karena populasi Psikologi Industri Organisasi berada pada business, industry, labor, public (including non-profit), academic, community, and health organization. Problem Psikologi Industri Organisasi memiliki problem aplikatif yang menyangkut masalah-masalah manusia dalam pekerjaannya, yang meliputi recruitment, selection, training, development, motivation, organization development, consumer behavior, structure of work, human factors dan lain-lain.

ADAPUN LINK ARTIKEL DLL: DOWNLOAD LAGU-LAGU RELIGI

BIOGRAFI PENEMU : Agatha Christie Alessandro Volta Barack Obama Bill Gates BJ.Habibie Cristiano Ronaldo Galileo(Penemu Teleskop) Habiburrahman El Shirazy Ir.Joko Widodo Thomas Alva E. Alexander Graham B. Aristoteles Albert Einstein Andrea Hirata KH.Ahmad Dahlan Kahlil Gibran Kenny G Leonardo Da Vinci Michael Jackson Nabi Muhammad SAW Soeharto Ir.soekarno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar